Resensi Film-Bhayu MH

Masih ada banyak hal menarik yang akan saya sarikan menjadi butir pemikiran atau pointers saja, karena terlalu panjang bila diulas dalam blog ini. Tunggu saja buku saya terbit ;)

  • Trauma adalah sesuatu yang harus diatasi. Jangan terjebak pada trauma karena itu berarti terjebak pada masa lalu. Bruce Wayne berhasil mengatasi traumanya atas kematian kedua orangtuanya, sementara Joker gagal mengatasi trauma perlakuan kejam ayahnya pada dirinya saat ia kecil.
  • Fobia itu tidak nyata dan hanya terjadi dalam pikiranmu. Hadapi ketakutanmu dan atasi. Bruce Wayne telah berhasil mengatasi fobianya kepada kelelawar. Tonton lagi Batman Begins kalau lupa.
  • Kemajuan hanya bisa terjadi kalau kau berfokus pada masa kini, bukan masa lalu. Dengan melakukan yang terbaik SEKARANG, kamu akan mendapatkan hasil luar biasa di masa datang.
  • Jalan menuju kesuksesan itu tajam, terjal, dan berliku. Batman mencapainya dengan perjuangan selama 7 tahun untuk bisa mendapatkan ketrampilan fisiknya.
  • Pisahkan emosi dari fakta. Seringkali, hati dan perasaan kita terlalu terpengaruh oleh suasana dan kenangan. Batman berhasil mengesampingkan hal itu. Dalam Batman Begins, ia melawan gurunya sendiri yang ternyata jahat. Dalam The Dark Knight, ia mengorbankan wanita yang dicintainya untuk menyelamatkan nyawa seorang yang diyakininya akan berjuang memberantas kejahatan.
  • Bertindak, bukan cuma berpikir. Bruce melakukan banyak tindakan untuk mewujudkan tujuannya. Ia tidak cuma berpikir dan melamun. Baik sebagai Batman maupun sebagai Bruce Wayne, ia senantiasa berupaya memberi kontribusi bagi masyarakat.

Tentu itu belum semua. Masih ada banyak hal yang bisa ditarik dari tokoh ini. Batman bukan cuma sekedar dongeng. Buat Anda yang merasa ini mainan atau khayalan anak kecil, pikir ulang!

Mahabharata bukanlah dongeng anak kecil. Ia justru kitab pelajaran filsafat kehidupan. Padahal jelas isinya dongeng. Itu cuma cara penyampaian belaka. Dengan dongeng kita lebih mudah mengasosiasikan nilai-nilai di dalamnya dengan realitas kehidupan. Hal ini juga berlaku dengan dongeng-dongeng lainnya. Termasuk -tapi tidak terbatas- pada: Sangkuriang, si Kancil, 1001 malam, dongeng anak H.C. Andersen, Hercules, LOTR, Harry Potter, Superman, Spiderman dan kisah epik lainnya.

Catatan: Pertama kali dimuat di blog harian penulis -LifeSchool- pada 22 Juli 2008


Categories: Pelajaran dari Film

Leave a Reply