Resensi Film-Bhayu MH

Battleship

Year : 2012 Director : Peter Berg Running Time : 131 mins. Genre : , , , ,
Movie review score
1/5

Kalau Anda pernah bermain “kapal perang” sewaktu kecil, mungkin Anda akan familiar dengan film ini. It lho, permainan yang caranya dua orang saling berhadapan dan berusaha menebak koordinat posisi kapal lawan yang tidak bisa dilihatnya. Pemenang adalah yang berhasil menenggelamkan seluruh kapal milik lawannya. Ya, film ini terinspirasi permainan tersebut. Di negeri asalnya –Amerika Serikat-, permainan “Battleship” dalam bentuk papan permainan pertama kali dirilis oleh Hasbro. Meski tentu saja dalam film permainan tersebut tidak “plek” ditampilkan. Melainkan penonton disuguhi konflik antara manusia dengan alien.

[spoiler alert!]

Dikisahkan manusia mengirimkan sinyal ke sebuah planet yang ditemukan NASA. Karena dianggap mirip Bumi, maka sinyal yang kuat dipancarkan ke planet yang disebut Planet G. Harapannya tentu agar makhluk yang berdiam di planet tersebut menangkap sinyal itu dan meresponnya.

Harapan itu terwujud, namun bukan dalam arti positif. Karena alien ternyata mengirimkan lima kapal perangnya (battleship) sebagai misi pendahuluan. Salah satu dari kelima kapal tersebut yang jatuh di Hongkong ternyata adalah kapal komunikasi. Karena kapal komunikasinya jatuh dan rusak, maka sisa kapal yang mendarat di Laut Pasifik berupaya merebut radar pemancar sinyal milik NASA. Tujuannya mengirimkan sinyal ke planet asal mereka.

Saat kapal-kapal alien itu mendarat di Bumi, di Laut Pasifik sedang diadakan latihan perang  angkatan laut gabungan antar negara. Dan tentu saja seperti biasa Angkatan Laut Amerika Serikat (US Navy) yang memimpin. Admiral Shane (diperankan oleh Liam Neeson) yang diberi kabar invasi alien itu lantas memimpin armada untuk mengusir musuh manusia itu. Sementara angkatan laut berperang di lautan, di darat sejumlah ilmuwan berusaha menggagalkan upaya alien merebut stasiun radar pemancar sinyal NASA.

Ujungnya mudah ditebak. Manusia menang. Walaupun teknologi alien lebih tinggi, namun semangat juang manusia mempertahankan diri menunjukkan hasil gemilang.

Bagi saya, film ini absurd dan tak jelas jalan ceritanya. Pembangunan karakter tokohnya sangat lemah. Bahkan meski ada Rihanna yang bermain sebagai Raikes, tetap saja aktingnya mentah. Meski sama-sama bertemakan ancaman kiamat pada Bumi diakibatkan invasi alien, menurut saya Independence Day (1996) jauh lebih bagus. Walau tentu saja saya sama tak sukanya pada penggambaran leadership Amerika Serikat atas bangsa-bangsa lain yang terkesan dipaksakan.

Meski special effect­-nya lumayan keren, namun agak tidak masuk akal alien yang jelas superior malah kemudian kalah oleh USS Missouri. Ini adalah kapal tua yang saat itu digambarkan sudah jadi museum. Sekedar gambaran, kapal perang inilah yang menjadi setting film Undersiege (1992) yang dibintangi oleh Steven Seagal. Satu hal yang juga agak dipaksakan adalah penggambaran pelacakan kapal alien yang tak kasat radar dengan menggunakan tsunami buoy milik NOAA (  ). Di layar radar kapal USS Missouri lantas tampak grid koordinat yang jelas mirip dengan papan permainan “Battleship” aslinya. Dengan cara itulah kemudian kapal alien berhasil dideteksi dan dikalahkan.

Yeah, bagi saya sih, film ini sekedar hiburan belaka. Lumayanlah untuk pelepas stress.

Leave a Reply