Resensi Film-Bhayu MH

I Am Number Four

Year : 2011 Director : D.J. Caruso Running Time : 109 mins. Genre : , , , , , ,
Movie review score
2/5

John Smith sedang berenang saat tiba-tiba kakinya sakit dan ia nyari tenggelam. Penyebab sakitnya adalah semacam tanda lahir di kakinya yang bersinar terang. Ia ditolong teman-temannya, tapi kejadian itu menimbulkan kehebohan hingga diunggah ke situs internet.

Ketika kembali ke rumah, John Smith diperingatkan Henri untuk tidak terlalu menyolok di depan teman-teman sekolahnya. Penonton langsung tahu bahwa baik John Smith maupun Henri bukanlah manusia. Mereka alien dari planet bernama Lorien. Dan John Smith adalah “nomor empat”, seraya diperingatkan oleh Henri bahwa “nomor tiga” sudah tewas. Ada sembilan orang Lorien Garde yang meninggalkan planet asalnya dan bertahan hidup di Bumi dan masing-masing dijaga oleh Guardian. Mereka harus menghindari para pemburunya: Mogadorian.

John Smith berpura-pura bahwa ia adalah John Smithyang berasal dari Santa Fe, New Mexico. Sebagai anak baru di sekolah itu, hampir pasti ia akan ditanya-tanya. Di hari pertamanya, ia sudah harus berurusan dengan Mark James, pentolan preman di sekolah itu. Masalah John terutama karena ia membela Sam, yang berkali-kali di-bully oleh Mark dan kelompoknya. Apalagi kemudian Sarah Hart mantan pacar Mark dekat dengan John. Sarah yang hobby fotografi sempat memuat foto-foto John di situsnya “Stranger in Paradise”, tapi kemudian dihapus oleh Henri.

Sam yang kemudian menjadi sobat John menjadi nerd karena ayahnya Malcolm Spellman hilang diculik oleh UFO sewaktu ia kecil. Tapi tentu saja hal itu tak bisa dibuktikan. Baru kemudian Henri memberitahunya bahwa kejadian itu benar adanya. Dalam upaya melawan para pemburunya, John Smith dibantu oleh Sam dan Sarah. Bahkan Mark dan ayahnya yang seorang Sheriff pun sempat turut membantu. Yang lucu, Bernie anjing John Smith yang imut ternyata juga seekor alien. Ia berubah menjadi makhluk raksasa saat makhluk piaraan para Mogadorian menyerang. Di saat kritis itulah “nomor enam” datang membantu.  Mereka bahu-membahu mengalahkan Mogadorians. Di akhir film, tampak dari “The Locator” berupa batu yang masing-masing dipegang “nomor empat” dan “nomor enam”, film ini akan ada sekuelnya. Karena misi mereka adalah mencari Lorien Garde lain yang tersisa.

Film ini sebenarnya menjanjikan misteri yang asyik. Sayangnya, unsur kejutan justru hilang di menit-menit awal. Penonton langsung tahu bahwa ini cerita soal alien. Meski secara umum film tetap menarik untuk diikuti, tapi ceritanya sudah bisa ditebak. Berubahnya Bernie sang anjing menjadi makhluk alien raksasa dan adegan pertempurannya dengan makhluk alien jahat mengingatkan saya pada Resident Evil. Karena film ini adaptasi dari novel berjudul sama karya Pittacus Lore, bisa jadi membuat sutradara D.J. Caruso kurang leluasa berimajinasi. Walau begitu, bagi penyuka film sains-fiksi tentang alien dengan bumbu sedikit aksi dan laga bisa dipastikan betah menontonnya.

Leave a Reply