Resensi Film-Bhayu MH

Immortals

Year : 2011 Director : Tarsem Singh Running Time : 110 mins. Genre : , , , , , , , ,
Movie review score
3/5

Jalan Cerita

Busur Epirus, senjata andalan dewa yang sakti, hilang. Itulah pangkal malapetaka dunia, karena banyak yang memperebutkannya. Senjata itu hilang saat terjadi perang antara para “abadi” (immortals) di surga, yang meskipun kebal dari kematian biasa, tapi ternyata mereka bisa saling membunuh. Pemenang perang menyebut dirinya dewa-dewi, sementara yang kalah disebut Titans. Dan mereka semua dipenjara di bawah gunung Tartarus. Hanya anak panah yang ditembakkan dari Busur Epirus yang mampu menghancurkan kurungan abadi para Titans. Tentu saja selain para dewa-dewi sendiri yang membebaskan, namun itu mustahil karena akan menyebabkan kehancuran dunia Yunani Kuno (Hellenic).

Pada tahun 1.228 S.M. , raja Heraklion bernama Hyperion memulai pencarian atas busur Epirus. Terdorong oleh rasa kecewanya karena dewa-dewi tidak menyelamatkan istri dan anaknya dari penyakit hingga tewas, ia pun bertekad melawan kekuasaan surgawi. Ia hendak membebaskan para Titans agar berperang melawan para dewa-dewi. Maka, ia pun menjelajahi biara demi biara, mencari Peramal (Oracle) suci yang merupakan seorang wanita perawan.

Salah satunya adalah biara Sybilline dekat semenanjung Kolpos.

Di semenanjung Kolpos dekat situlah tinggal Theseus, seorang pemuda desa yang tanpa diketahuinya dibimbing oleh Zeus sang raja dewa sendiri. Namun Theseus dan ibunya Aethra tidak dianggap, bahkan saat berdo’a di kuil pun dihina. Hal itu karena dahulunya Aethra diperkosa tanpa diketahui pelakunya sehingga disejajarkan dengan pelacur.

Mengetahui pasukan Hyperion telah menyerbu biara Sybilline, para serdadu Yunani memukul lonceng tanda bahaya.  Para penduduknya bersiap untuk mengungsi ke Gunung Tartarus. Namun ia dan ibunya dilarang ikut dan dipaksa ikut bersama rombongan orang miskin dan yang tak diinginkan keesokan harinya. Namun Theseus berontak saat salah seorang prajurit menghinanya. Ia melawan dan mengancam Lysander dikepung oleh 5 prajurit lain. Komandan mereka Helios yang cukup bijak melerai dan malah mencopot Lysander dari posisinya sebagai prajurit. Ia juga menjanjikan pengawalan memadai bagi rombongan yang berangkat keesokan paginya dan mengajak Theseus bergabung di ketentaraan, tapi pemuda itu menolaknya.

Lysander yang dendam membunuh teman-temannya. Ia lantas kabur dan berkhianat. Di suatu tempat yang sepi, orangtua guru Theseus mengubah dirinya. Ternyata ia adalah Zeus sang raja dewa. Ia ditemui oleh putrinya Athena yang bertanya mengapa ia menjadi guru bagi Theseus. Zeus mengatakan bahwa Theseus diharapkan mampu menyelamatkan bangsanya dan mengalahkan Hyperion, namun itu harus atas kehendaknya sendiri.

Pasukan Hyperion menyerbu desa Theseus. Mereka membantai penduduk desa termasuk ibunda Theseus, Aethra. Meski melawan dengan gagah berani, Theseus berhasil dikalahkan dan ditawan. Di langit, para dewa menyaksikan pembantaian di tanah Yunani. Tapi Zeus bersikeras patuh pada hukum bahwa dewa tak boleh ikut campur urusan manusia kecuali Titans dilepaskan.

Theseus dan teman-temannya dibawa ke sebuah kuil. Di sana, the Oracle yang bernama Phaedra tersandung kakinya dan mendapatkan visi ramalan. Ia lantas memberikan minum kepada pemuda itu dan memberikan kode kepada temannya Stavros agar bersiap. Mereka lantas berhasil kabur setelah membunuh para penjaga. Akan tetapi 3 orang pendeta wanita butertangkap.

Phaedra, Theseus dan teman-temannya menuju ke Laut Hitam. Tapi di sana mereka dijebak dan nyaris terbunuh. Poseidon sang dewa lautan turut campur. Ia menggerakkan lautan menjadi tsunami dan menyelamatkan Phaedra, pendeta Sybilline, Theseus dan tiga rekannya.

Sesudah itu, Phaedra mendapatkan visi bahwa Theseus harus kembali ke desanya untuk menguburkan ibunya secara layak. Namun, di desa itu masih ada pasukan Hyperion. Theseus berhasil mengalahkan Minotaur, prajurit paling tangguh Hyperion yang mengenakan helm kepala banteng. Akan tetapi saat ia berhasil mengambil busur Epirus yang disembunyikan di kuil, Phaedra, pendeta Sybilline dan Stavros ditawan. Dengan menggunakan busur Epirus, ia memanah empat prajurit Hyperion dari kejauhan.

Saat Theseus yang terluka terkena racun dirawat Phaedra, keduanya berhubungan badan. Mereka akan menuju gunung Tartarus saat pendeta Sybilline mendengar teriakan 3 pendeta wanita “the Oracle”. Ia berlari ke arah patung kerbau dimana ke-3 orang itu dipanggang hidup-hidup. Namun, pasukan Hyperion masih di sana. Busur Epirus terjatuh dan dibawa lari anjing peliharaan Hyperion. Saat mereka terkepung prajurit Hyperion, dewa Ares ikut campur langsung melawan para prajurit Hyperion. Athena pun turun dan memberikan kuda untuk Theseus dan Phaedra. Tindakan mereka melanggar hukum dan Zeus pun turun, menghukum mati Ares sementara Athena diampuni.

Theseus, Phaedra dan Stavros menuju ke gunung Tartarus. Namun Raja Yunani Cassander  menolak untuk percaya rencana Hyperion membebaskan Titans. Ia menganggap kisah itu cuma takhayul. Ia malah mempersiapkan perundingan dengan Hyperion alih-alih bersiap berperang. Hari berikutnya, pasukan Hyperion tiba. Ia menggunakan busur Epirus untuk menghancurkan tembok benteng Yunani yang semula adalah bendungan. Para komandan pasukan serentak terbunuh dan pasukan Yunani kocar-kacir.

Theseus mengambil alih memimpin pasukan Yunani berperang melawan pasukan Hyperion. Dan ia berhasil membunuh si pengkhianat Lysander. Raja Hyperion sendiri malah pergi menghindari pertempuran dan membunuh Cassander. Tujuannya adalah mencari lokasi tempat para Titans dikurung. Menyadari hal itu, Theseus mengajak Stavros memburunya.

Tapi mereka terlambat. Hyperion menembakkan anak panah dari busur Epirus dan menghancurkan kubus yang mengurung para Titans. Stavros berhasil mengambil busur Epirus dan menembak salah satu Titan, tapi ia kemudian dibunuh yang lain. Karena kejadian itu, para dewa serentak turun dan melawan para Titans yang terlepas. Zeus, Athena, Poseidon, Heracles dan Apollo tiba dan bertempur melawan sesama makhluk abadi. Sementara itu Theseus berkelahi melawan Hyperion. Para dewa lebih kuat daripada Titans, tapi jumlah mereka kalah banyak. Zeus menghancurkan busur Epirus yang sempat dipegang Titans dengan palu gada perang Ares. Seluruh dewa terbunuh kecuali Zeus  dan Poseidon. Zeus terpaksa menghancurkan gunung Tartarus untuk mengubur para Titans, sebelum kemudian kembali ke Olympus membawa Athena. Runtuhnya gunung juga mengubur para prajurit Hyperion. Theseus yang diangap berjasa pun diangkat ke gunung Olympus dan diberi posisi setara dewa.

Epilog kisah berlangsung beberapa tahun kemudian. Saat itu anak Phaedra dari Theseus yang bernama Acamas sudah cukup mengerti untuk diberi pengetahuan soal ayahnya. Di desa mereka didirikan patung monument Theseus yang mengalahkan Hyperion, sebagai lambang kebajikan melawan kejahatan. Orangtua yang dulu menjadi guru Theseus –yang sebenarnya pengejawantahan Zeus- mengamati dari kejauhan. Saat Acamas memegang bagian monumen itu sambil diamati ibunya, ia melihat visi masa depan. Terjadi perang di langit dimana dewa berhadapan dengan para Titans, dan Theseus adalah salah satu yang ikut berperang.

Kritik Film

Menyaksikan film ini mau tak mau akan segera mengingatkan pada film epik legenda serupa. Salah satu yang paling dekat adalah Clash of the Titans (2010). Adegan pertempurannya pun akan membuat pecinta film merujuk ke 300 (2007) karena banyak menunjukkan adegan sadis tapi tak mengerikan. Misalnya adegan kepala yang hancur karena dihantam palu gada atau terpenggal tapi darahnya terlihat artificial. Juga efek gerakan lambat (slow motion) yang banyak terlihat di sana-sini.

Patut diingat bahwa kisah ini bukanlah legenda pakem dalam mitologi Yunani. Melainkan hanya cerita rekaan baru khusus untuk film ini. Satu contoh sederhana, di film ini para dewa digambarkan tewas dalam perkelahian melawan para Titan. Padahal dalam mitologi Yunani tidak, apalagi mereka yang tewas adalah justru para dewa-dewi utama. Jadi, bagi yang sudah pernah tahu, film ini memang tidak sesuai pakem.

Walau bagaimanapun, film ini mendapatkan sambutan bagus dari pasar. Penghasilannya lebih dari US $ 226 juta dengan biaya produksi US $ 75 juta. Dan secara umum menarik untuk disaksikan berkali-kali.

Leave a Reply