Resensi Film-Bhayu MH

(James Bond 007) Skyfall

Year : 2012 Director : Sam Mendes Running Time : 143 minutes Genre : , , , , , ,
Movie review score
4/5

Jalan Cerita

James Bond bertualang ke Turki kali ini. Di Istanbul, ia didampingi Eve Moneypenny mengejar pembunuh bayaran bernama Patrice. Ia telah mencuri sebuah computer hard drive berisi rincian para agen rahasia yang menyamar dan ditempatkan di organisasi teroris yang ada di negara-negara anggota NATO. Dalam upaya menangkapnya, Bond terluka di bahu oleh tembakan Patrice. Tetapi Bond terus mengejarnya hingga berkelahi di atas kereta yang sedang berjalan cepat. Kuatir akan kehilangan buruan karena kereta segera masuk ke dalam terowongan menembus gunung, Eve yang menggunakan senapan penembak jitu segera menembak. Sialnya, tembakan itu malah mengenai Bond yang kemudian terjatuh ke sungai di bawah jembatan kereta dan hilang. Agensi lantas menganggap Bond telah tewas.

Pasca operasi gagal itu, M sebagai Kepala MI-6 ditekan secara politis terutama oleh Gareth Mallory yang menginginkan pengunduran dirinya. Gareth adalah Kepala Komite Intelijen dan Keamanan Inggris yang membawahi MI-6. Saat masih berada di dalam mobil dinasnya sekembali dari pertemuan dengan Gareth, ia mendapatkan kabar kalau sistem teknologi informasi MI-6 dibobol. Dan ternyata indikasi pembobolan justru berasal dari komputer di ruangan M sendiri. Belum lagi sampai ke kantornya, jalan diblokir polisi. Ternyata, ada ancaman pemboman terhadap markas MI-6 dan M menyaksikan dari kejauhan kantornya diledakkan.

Bond yang sedang berlibur ‘menikmati kematiannya’ melihat dari tayangan televisi apa yang terjadi. Sehingga ia pun memutuskan kembali ke London. Ia menemui M kembali dan menyatakan siap bertugas kembali. Markas MI-6 dipindahkan ke bangunan rahasia, berupa sebuah bunker bawah tanah peninggalan era Perang Dunia II. Sebagai prosedur kembali aktifnya dia sebagai agen rahasia, Bond diharuskan mengikuti serangkaian tes fisik dan psikis. Ia bahkan sempat bertemu Eve yang menggodanya, menyatakan kalau kali lain ia tak akan meleset saat menembak.

Meskipun sebenarnya gagal memenuhi standar fisik seorang agen lapangan, M meloloskan Bond untuk aktif kembali, semata karena ia mempercayainya. Pecahan peluru yang diambil dari luka di bahu Bond berhasil menolong mengidentifikasi Patrice. Intelijen melacaknya kini berada di Shanghai dimana ia merencanakan pembunuhan. Bond diperintahkan mengikutinya untuk merebut kembali hard drive curian dan membunuh Patrice, tetapi sebelumnya harus mengungkap siapa yang mempekerjakannya.

Patrice berhasil membunuh targetnya yang memang tidak dicegah Bond. Tetapi mereka berdua kemudian bertarung dan Patrice terbunuh. Sayangnya, Bond belum sempat mengorek siapakah boss Patrice sebenarnya.

Setelah membongkar peralatan milik Patrice, Bond menemukan keping chip judi yang diduga merupakan alat pembayaran untuk pembunuhan. Dari sana, Bond melacak chip itu ke sebuah casino di Macau. Bond mendekati Sévérine, yang menjadi saksi pembunuhan serta memintanya menunjukkan lokasi orang yang mempekerjakan dirinya dan Patrice. Ia memperingatkan bahwa Bond akan dibunuh oleh para penjaga, tetapi berjanji akan membantu Bond.

Melalui perkelahian seru, Bond mengalahkan penyerangnya dan bergabung dengan Sévérine di perahunya. Mereka pun menuju ke sebuah pulau yang telah ditinggalkan di lepas pantai Macau. Setibanya di sana, keduanya ditangkap dan dipisahkan. Bond dipertemukan dengan Raoul Silva, seorang mantan agen MI-6 yang pernah bekerja di bawah M. Kini ia menjadi teroris dunia maya, menggunakan kemampuannya untuk menyerang MI-6. Disaksikan Bond, Silva menembak mati Sévérine. Tetapi Bond kemudian melawan dan berhasil mengalahkan penjaganya. Dengan alat pendeteksi lokasi yang telah dinyalakannya, pasukan militer berhasil mendeteksi lokasi Bond. Silva ditangkap dan dibawa ke Inggris.

Di markas bawah tanah MI-6, Q berupaya membongkar laptop Silva. Tetapi ia malah tanpa sengaja mengakses sistem MI-6 dan membuat Silva lolos dari tahanan. Bond menyadari adanya keanehan. Ia mengetahui bahwa penangkapan Silva adalah bagian dari sebuah rencana melawan M dan membunuh atasannya itu. Ia pun mengejar M yang kabur melalui jaringan terowongan bawah tanah di bawah kota London. Silva menyerang M dan melayangkan tuntutan agar M menyerahkan hard drive yang dicuri.

Bond tiba tepat waktu untuk bergabung bersama Mallory dan Eve untuk melawan serangan Silva. M dilarikan dari gedung oleh ajudannya, Bill Tanner. Bond melarikan M ke Skyfall, perumahan keluarga dan rumah masa kecilnya di Skotlandia. Dalam upaya menjebak Silva, Bond meminta Q meninggalkan jejak elektronik yang bisa diikuti. Upayanya ini didukung oleh Mallory.

Bond dan M ditemui oleh Kincade, penjaga kawasan Skyfall. Ketiga orang yang bertahan di Skyfall cuma memiliki senjata ringan dan amunisi sedikit. Tetapi kemudian mereka merekayasa jebakan di sekeliling rumah. Ketika orang-orang Silva datang, Bond bersama M dan Kincade melawan mereka. Tetapi M terluka dalam baku-tembak. Silva datang kemudian menggunakan helikopter untuk melakukan serangan kedua. Untuk menyelamatkan mereka, Bond menyuruh M dan Kincade kabur melewati terowongan rahasia di balik kamar pendeta di kapel.

Serangan kedua Silva lebih gencar dan gawat daripada yang pertama. Mereka menggunakan pelontar granat dan senapan mesin yang terpasang di helikopter. Bond meledakkan tabung gas dan sebatang dinamit dan kabur melalui terowongan. Ledakan hebat yang menghancurkan rumah juga mengenai helikopter dan menjatuhkannya. Hampir semua anak buah Silva tewas, tetapi Silva bisa selamat. Ia melihat obor yang dibawa Kincade dan mengikuti ke dalam kapel. Dia meletakkan senjatanya ke tangan M, memintanya untuk membunuh mereka berdua.

Bond yang sempat tertahan karena perkelahian dengan anak buah Silva, tiba di kapel. Ia membunuh Silva dengan lemparan pisau ke punggungnya. Tetapi M tidak bisa bertahan dari luka yang telah dideritanya sebelumnya. M tewas di tempat. Selepas pemakaman M, Eve pensiun dari dinas lapangan dan menjadi sekertaris kepala MI-6 yang baru: Mallory yang meneruskan pemakaian nama M.

Leave a Reply