Resensi Film-Bhayu MH

(James Bond 007) Tomorrow Never Dies

Year : 1997 Director : Roger Spottiswoode Running Time : 119 minutes Genre : , , , , , ,
Movie review score
4/5

Jalan Cerita

Di perbatasan Russia diadakan semacam pasar senjata teroris. MI-6 mengirim James Bond untuk memata-matainya. Melalui televisi, MI-6 dan Angkatan Laut Inggris mengidentifikasi sejumlah buruan. Termasuk di antaranya seorang “teroris berteknologi tinggi” bernama Henry Gupta. Dia membeli pemecah kode GPS yang dibuat oleh militer A.S.

Mengesampingkan keberatan dari M agar Bond menyelesaikan misi pengintaiannya, Laksamana Inggris Roebuck meluncurkan peluru kendali untuik menyerang pasar senjata itu. Bond mendapati adanya dua torpedo berhulu ledak nuklir buatan Soviet terpasan di pesawat L-39 Albatros. Sayangnya, peluru kendali yang diluncuran sudah terlambat untuk dibatalkan. Keadaan ini membuat Bond membajak L-39 itu dan menerbangkannya beberapa detik sebelum pasar senjata itu dihantam rudal. Selain Bond, ternyata Gupta juga berhasil lolos membawa pemecah kode.

Seorang konglomerat bernama Elliot Carver, pemilik dari Carver Media Group Network (CMGN) memulai rencana untuk memakai pemecah kode yang dibawa Gupta. Ia ingin memprovokasi perang antara China dan Inggris, yang akan menggantikan pemerintah China dengan keinginan Carver mendapatkan hak penyiaran eksklusif.

Dengan mengatur ulang perangkat GPS, Gupta membuat kapal perang berjenis frigate HMS Devonshire menuju ke Laut China Selatan yang dikontrol China. Kapal Carver yang bersifat siluman dan tak kasat radar menenggelamkan kapal perang Inggris itu dan mencuri rudalnya. Komandan kapal Carver yang bernama Mr. Stamper memerintahkan anak buahnya menembak jatuh pesawat tempur China J-7 yang menyelidiki kehadiran kapal perang Inggris. Ia lantas membunuhi para awak kapal Devonshire yang selamat dengan persenjataan China. Setelah membaca laporan CMGN tentang adanya serangan China, Laksamana Roebuck memerintahkan armada tempur Angkatan Laut Inggris berangkat untuk menyelamatkan Devonshire. Dan apabila memungkinkan melakukan serangan balasan. Tindakan ini membuat M hanya punya waktu 48 jam untuk menyelidiki penyebab tenggelamnya Devonshire.

M mengirimkan Bond untuk menyelidiki Carver karena ia curiga media miliknya telah merilis berita di waktu kritis, bahkan sebelum pemerintah mengetahui adanya insiden itu. MI-6 juga mendeteksi adanya sinyal mencurigakan dari salah satu satelit milik CMGN saat Devonshire tenggelam.

Guna melacak kecurigaan itu, Bond terbang ke Hamburg dan menggoda istri Carver, Paris. Ia ternyata mantan pacar Bond dan membantunya untuk menyusup ke kantor pusat media milik Carver. Dengan bantuan Paris, Bond berhasil mencuri pemecah kode GPS. Karena marah, Carver memerintahkan keduanya dibunuh. Paris dibunuh oleh Dr. Kaufman, dan Bond kemudian membunuhnya.

Bond segera menuju ke Laut China Selatan untuk menyelidiki reruntuhan kapal. Di sana, ia menyadari hilangnya salah satu rudal. Kehadirannya diketahui Stamper yang menangkap Bond bersama Wai Lin, agen rahasia China yang ditugasi menyelidiki kasus yang sama. Mereka berdua dibawa ke Menara CMGN di Ho Chi Minh city. Walau harus menggunakan tipu-daya, keduanya berhasil kabur.

Bond dibantu Wai Lin lantas menghubungi Angkatan Laut Kerajaan Inggris dan Angkatan Udara Pasukan Pembebasan Rakyat China untuk menjelaskan rencana Carver. Mereka kemudian menemukan bahwasanya Carver mencuri kapal di Ha Long Bay dengan membawa rudal curian. Bond dan Wai Lin menyusup masuk ke kapal, tetapi Wai Lin tertangkap. Bond menangkap Gupta sebagai upaya menyanderanya. Tetapi Carver malah membunuh Gupta. Bond lantas meledakkan kapal dan membuat kapal siluman itu terlihat radar. Angkatan Laut Inggris pun menyerangnya. Sementara itu Wai Lin yang berhasil lolos mematikan mesin, Bond berusaha menahan peluncuran rudal.

Setelah membunuh Carver, Bond berupaya melucuti hulu ledak rudal, tetapi Stamper muncul dan menyerangnya. Bond menjebak Stamper di dalam mekanisme penembakan rudal dan menyelam untuk menyelamatkan Wai Lin saat rudal meledak. Bukan hanya menghancurkan kapal, namun ledakan itu juga membunuh Stamper. Bond dan Wai Lin selamat di antara reruntuhan saat HMS Bedford tiba dan mengangkut mereka.

Leave a Reply