Resensi Film-Bhayu MH

Killer Elite

Year : 2011 Director : Gary McKendry Running Time : 116 mins. Genre : , , , , ,
Movie review score
1/5

Jason Statham yang bertampang dingin kembali berperan sebagai pembunuh bayaran. Setelah sukses dalam tiga sekuel The Transporter, peran ini seolah melekat padanya. Kali ini ia berperan sebagai Danny  Bryce, veteran pembunuh bayaran. Sebenarnya ia sudah pensiun karena saat membunuh target di Meksiko di depan seorang anak kecil. Nuran Danny terusik.

Namun, saat terdengar kabar rekan sekaligus mentornya Hunter (Robert De Niro) diculik. Ia pun berangkat ke tempat sang penculik di sebuah negara Timur-Tengah. Ternyata,  Hunter ditugasi oleh seorang Sheikh melalui agennya dan sudah menerima bayaran sebenyak US$ 6 juta, tapi gagal. Danny diperintahkan menuntaskan tugas Hunter itu.

Client-nya adalah Sheikh Amr, seorang bekas raja kecil di Oman. Ia meminta Danny membunuh tiga mantan anggota SAS (Special Air Service), pasukan elite Inggris. Mereka adalah orang yang bertanggung-jawab atas kematian tiga orang putranya dalam Pemberontakan Dhofar. Untuk melaksanakan tugas itu, Danny pun kembali meminta bantuan rekan kerja lamanya, Davies (Dominic Purcell) dan Meier (Aden Young).

Tidak mudah memburu para anggota SAS ini. Selain karena mereka sudah pensiun sehingga sudah terpencar, tapi mereka juga terlatih karena mantan anggota pasukan elite. Apalagi mereka dilindungi oleh Featherman, sebuah organisasi mantan anggota SAS yang bertujuan melindungi sesamanya. Spike Logan (Clive Owen) ditugasi untuk menyelidiki kematian Steven Harris (Clive Owen). Sementara itu Danny terus memburu dua target lainnya, Steven Cregg (Grant Bowler) dan Simon McCann (Daniel Roberts). Sesuai permintaan Sheikh Amr, para korban harus tampak tewas karena kecelakaan.

Meski beraroma spionase dan seharusnya bisa penuh adegan-adegan aksi, namun film ini tidak berhasil mengeksplorasinya. Penonton dibuat bosan dengan adegan yang cenderung monoton dan penuh dialog panjang. Saya sendiri sempat salah tangkap mengira orang yang disandera agar Danny melaksanakan tugas adalah ayahnya. Barulah setelah membaca review dari kritikus film Barat saya ngeh itu mantan rekan kerja sekaligus mentornya. Artinya, karakterisasi dan narasinya lemah. Masih untung ada Jason Statham yang memang kuat karakternya sebagai pembunuh berdarah dingin. Ia menutup kelemahan akting pemeran lainnya. Walau implikasinya malah menjadikan film ini seperti “one man show”.

Leave a Reply