Resensi Film-Bhayu MH

Kingsman: The Secret Service

Year : 2015 Director : Matthew Vaughn Running Time : 129 minutes Genre : , , , , , ,
Movie review score
3/5

Jalan Cerita

Kisah dimulai dari suatu tempat di Timur Tengah pada tahun 1997. Dalam sebuah latihan menginterogasi tawanan oleh sekelompok orang bersenjata dan bertopeng, tiba-tiba ada sebuah granat aktif dilemparkan ke pangkuan tawanan. Salah seorang anggota pasukan penginterogasi melemparkan tubuhnya untuk melindungi rekan-rekannya. Ia pun tewas bersama sang tawanan. Sementara seorang agen lain bernama James, diangkat menjadi Lancelot.

Merasa bersalah atas kematian rekannya, agen lainnya bernama Harry Hart yang memiliki nama kode “Galahad”, secara pribadi mendatangi rumah almarhum. Michelle Unwin, istri Lee Unwin yang tidak tahu suaminya seorang agen rahasia terkejut dan tidak bisa menerima kematiannya. Sehingga menolak menerima medali keberanian yang diberikan Galahad. Maka, ia pun memberikan medali yang dibaliknya ada sederetan nomor itu kepada Gary “Eggsy”, anak Lee Unwin. Ia juga berpesan, nomor yang ada di medali itu adalah nomor telepon, yang apabila mereka dalam kesulitan, bisa meneleponnya dan menyebutkan pesan berkode “Oxford, Northbrooks”.

Tujuh belas tahun kemudian, Profesor James Arnold diculik oleh kelompok penjahat yang dipimpin oleh miliarder eksentrik bernama Richmond Valentine. Salah seorang agen Kingsman The Secret Service melacaknya hingga ke pegunungan Argentina. Ia membunuh empat orang penjaga sang ilmuwan. Tetapi kemudian Valentine datang, ditemani seorang wanita yang mengenakan kaki palsu bertumit pedang. Wanita itu bernama Gazelle dan membunuh Lancelot, sang agen rahasia.

Valentine yang sudah menunggu di pintu lalu masuk disambut segelas wine Dalmore 1962 yang dirampas Gazelle dari Lancelot, setelah sebelumnya Lancelot juga merampasnya dari salah seorang penjaga. Valentine menyatakan bahwa ia membutuhkan kerjasama Profesor James Arnold. Sang profesor tentu tak punya pilihan lain karena nyawa taruhannya.

Kematian Lancelot membuat Arthur memanggil rapat para agen rahasia Kingsman di seluruh dunia melalui virtual meeting. Galahad pun turut hadir melalui tailor yang terletak di Savile Row W1, Westminster. Dalam rapat, Merlin melaporkan latar belakang insiden itu, tetapi juga heran karena Profesor James Arnold terlihat di kampusnya Imperial College pagi itu. Dengan kata lain, ia tidak hilang atau sudah kembali dari penculikan. Padahal, transmisi terakhir Lancelot sebelum terbunuh melaporkan dengan jelas nama sang profesor yang diculik. Rapat dibubarkan dengan Arthur menugaskan Galahad untuk mencari kandidat pengganti Lancelot.

Valentine dengan mudah bertemu dengan para pejabat penting dari berbagai negara karena aksi filantropisnya. Ia menawarkan bantuan dan kerjasama. Tetapi apabila mereka menolak, setelah pertemuan itu Valentine menculik dan menahan mereka.

Di London, kehidupan Eggsy berubah total 180 derajat. Ia yang kini remaja hidup bersama ibunya, adik tirinya yang masih bayi serta ayah tirinya yang kasar dan pemarah bernama Dean. Karena frustrasi pada hidupnya, meski ia kompeten dan pintar, Eggsy meninggalkan pelatihannya di Marinir Kerajaan inggris (Royal Marine) dan malah hidup tanpa tujuan. Ia tidak kuliah dan hanya bekerja sekedarnya untuk menyambung hidup.

Usai diusir ayah tirinya dari rumah, ia dan dua temannya bercengkerama di kantin. Tetapi di sana ada Dean dan tiga temannya. Dua teman Eggsy mengejek Dean, yang kontan marah. Tapi sebelum berkelahi, Eggsy meminta maaf dan pergi. Tetapi tidak dengan tangan kosong. Karena ia ternyata berhasil mencopet kunci mobil Dean. Ia lantas mempermainkan mobil Dean di jalanan hingga dikejar polisi. Ketika terpojok, ia menyuruh dua temannya kabur, sehingga hanya ia yang ditangkap.

Di kantor polisi, ia diinterogasi agar memberikan nama dua temannya yang kabur. Namun, Eggsy menolak karena ingin melindungi. Ia malah meminta hak menelepon. Polisi mengira ia akan menelepon ibunya, tetapi ia malah menelepon nomor “12.19.97” di balik medali untuk ayahnya. Meski sempat disebut “salah sambung”, tetapi operator telepon pun kemudian menyatakan “pesan diterima” setelah Eggys menyebutkan kode “Oxford Northbrooks”.

Tak berapa lama, Galahad pun tiba. Ia mengatur pembebasan Eggsy dan mengajaknya bicara di restoran yang sepi. Tanpa diduga, Dean dan lima temannya datang ke tempat itu mencari Eggsy. Dengan penampilan perlente ala aristocrat, Galahad dianggap bukan tandingan para preman itu. Tetapi mereka salah sangka, dengan lihainya Galahad mengalahkan mereka semua dalam perkelahian yang nyaris tak imbang karena mudahnya.

Kembali ke rumahnya, tak berapa lama Dean pulang. Ia marah dan nyaris memukuli Eggsy. Tetapi Galahad ternyata telah memasang microphone yang juga berfungsi sebagai loud speaker di bahu jaket Eggsy. Ia menakuti Dean dengan ancaman tuntutan hukuman. Dean yang bingung darimana asal suara ketakutan. Melihat kesempata, Eggsy pun pergi. Ternyata di luar pintu depan rumah mereka sudah menunggu geng ayah tirinya. Namun, dengan keahlian parkour, Eggsy mampu menghindari perkelahian.

young-recruits-for-training-in-KINGSMAN-THE-SECRET-SERVICESingkat cerita, Eggsy mengikuti petunjuk Galahad. Ia datang ke sebuah tailor yang ternyata pintu masuk ke markas Kingsman. Galahad mengajaknya menggunakan kereta khusus dan tiba di lokasi pelatihan. Di sana, telah menunggu sejumlah kandidat lain yang ternyata berasal dari kampus-kampus top. Sementara, Eggsy sendiri tidak kuliah. Dengan cepat, seorang wanita bernama Roxy yang ditempatkan tidur bersebelahan dengannya pun akrab. Ia kemudian beberapa kali membela Eggsy dari pelecehan teman-temannya yang sok jago. Dalam tes pertama yang tidak diduga, ruangan tiba-tiba dipenuhi air. Eggsy berhasil menyelamatkan mereka semua dengan memecahkan kaca cermin searah. Tetapi, satu orang kandidat ternyata tewas tenggelam.

Dalam pelatihan, Eggsy dan Roxy makin akrab. Hingga latihan satu demi satu menggugurkan para kandidat. Dalam pelatihan terjun payung, Eggsy berani mengambil resiko demi menyelamatkan rekan satu timnya. Itu karena Merlin yang menjadi instruktur pelatihan mereka mengatakan ada satu orang yang tidak memiliki parasut. Padahal, sesampainya di tanah, Eggsy baru tahu kalau itu cuma pengelabuan saja.

Ketika kandidat tinggal dua orang, Eggsy sempat mengungkapkan siapakah Valentine. Galahad dan Merlin ternyata tidak begitu mengenalnya. Eggsy menunjukkan video saat Valentine dengan dermawannya menyediakan kartu SIM gratis bagi semua orang. Istimewanya, kartu SIM ini bisa dipakai untuk berkomunikasi secara gratis, termasuk menelepon dan berinternet. Pada akhirnya, di ujian terakhir, Eggsy gagal dan Roxy-lah yang diangkat sebagai Lancelot.

Kingsman terus melanjutkan penyelidikan terkait hilangnya para pejabat penting. Galahad lantas mendatangi Profesor Arnold untuk mengorek keterangan. Tetapi sebelum ia mendapatkan informasi, bom yang ternyata dipasang dalam chip yang ditanamkan di leher Arnold meledak. Meski cedera, Galahad berhasil meloloskan diri.

kingsman-servico-secreto-alfaiate-mpm-01Setelah sembuh, Galahad mencoba menyusup dengan menyamar sebagai milyarder. Ia pun menemui Valentine untuk mencari tahu rencana sebenarnya. Pelacakan sampai ke sebuah komunitas gereja sempalan di Kentucky. Di sana, Valentine dan Gazelle menguji keampuhan chip yang telah ditanamkan di leher para anggota komunitas. Tiba-tiba saja, akibat pengaruh radiasi gelombang yang diaktifkan Valentine dan Gazelle, semua orang mengamuk. Mereka saling pukul dan membunuh. Susah-payah Galahad bertahan, disaksikan oleh Arthur, Merlin dan Eggsy melalui video di markasnya. Sayangnya, Valentine lantas membunuh Galahad sebelum ia mengungkap rencana jahatnya lebih jauh.

Saat menemui Arthur, Eggsy terkejut karena ternyata ia telah dipengaruhi Valentine. Arthur pun lantas menerangkan pandangan Valentine. Ia menganggap manusia sebagai sejenis virus bagi planet ini yang tengah sekarat. Pemanasan global yang terjadi diibaratkan semacam demam. Valentine berencana memusnahkan virusnya sebelum ia mampu membunuh inang. Caranya adalah dengan memancarkan gelombang sinyal yang diaktifkan dalam chip kartu SIM. Ini akan mengakibatkan manusia kehilangan kewarasannya dan menjadi seperti binatang yang mengamuk. Manusia akan saling membunuh dan pada akhirnya memusnahkan ras manusia dari muka planet Bumi.

Ketika Arthur hendak membunuhnya, Eggsy berhasil menghindar. Ia malah membunuh Arthur dan kemudian membentuk tim bersama Merlin dan Roxy. Mereka hendak menyerbu markas Valentine. Tugas pun dibagi. Merlin mengawasi dari ruang kontrol, Eggsy mencoba menyamar dan menyusup, sementara Roxy mendapatkan tugas paling berat. Ia harus menerbangkan balon hingga ke luar angkasa di atas stratosfir Bumi untuk menembak satelit yang digunakan Valentine untuk memancarkan sinyal.

Di markasnya, Valentine mengadakan pesta. Ia memilih sejumlah anak muda yang akan menjadi anak buahnya. Mereka diberitahu bahwa Bumi akan “kiamat”, tetapi mereka diselamatkan bak hewan dalam bahtera Nabi Nuh. Tentu saja, Valentine menganggap dirinya bak Sang Nabi. Orang-orang di ruangan itu sudah ditanam chip yang akan menangkal gelombang pemicu kegilaan. Selain mereka, masih ada para pejabat negara yang diculik dan ditahan Valentine di markas tersebut.

Samaran Eggsy terbongkar justru oleh salah seorang bekas kandidat yang pernah mengikuti pelatihan Kingsman tetapi gagal. Ia pun harus menghadapi para pengawal Valentine dalam upayanya meloloskan diri sembari membebaskan para pejabat tinggi berbagai negara yang ditahan. Sementara Eggsy berjibaku, Roxy pun menghadapi tantangan tak kalah sulitnya. Walau tentu saja pada akhirnya ia berhasil menembak satelit Valentine yang mengorbit. Hal itu membuat Valentine gagal mengaktifkan sinyalnya. Sebaliknya, Merlin melakukan peretasan sistem teknologi informasi Valentine. Efeknya, ia mampu meledakkan semua chip yang justru tertanam di leher orang-orang yang menjadi sekutu dan anak-buah Valentine.

Gazelle sebagai tangan-kanan dan “benteng terakhir” Valentine pun akhirnya berhadapan dengan Eggsy. Sang agen rahasia Kingsman berhasil mengalahkannya hingga tinggal berhadapan dengan Valentine. Tak ada pilihan lain, untuk menyelamatkan dunia ia harus membunuh sang villain. Eggsy yang membebaskan para pejabat penting yang ditawan malah kemudian sempat bercinta dengan salah seorang putri kerajaan yang ditawan.

Di tengah penayangan kredit untuk kru film, digambarkan Eggsy yang kini menjadi agen rahasia Kingsman, menghubungi ibunya. Ia menawarkan rumah yang lebih bagus dan kesempatan untuk pergi dari Dean yang jahat.

Kingsman2

Kritik Film

Film ini merupakan terobosan di “jagat intel” besutan Hollywood. Kita sudah tahu di peringkat pertama ada serial franchise film James Bond 007, lalu di peringkat kedua adalah serial franchise film Jason Bourne. Nah, peringkat ketiga-lah yang saya rasa belum ada. Dan Kingsman rupanya berusaha mengisi posisi ini.

Belum terlalu berhasil saya rasa. Walau secara umum idenya bagus. Kalau saja kelak ada minimal trilogi film ini, barulah bisa kita nilai apakah ia berhasil menduduki posisi ketiga. Sepertinya memang ada niat menuju ke sana.

Dari ulasan yang saya baca dari situs luar negeri, film ini disebut merupakan parody. Tetapi ironisnya, film ini tidak lucu. Sehingga ia bisa dikategorikan parody yang bukan komedi. Bagi saya, ia malah terkesan serius.

Ada beberapa adegan keren sebenarnya di film ini. Adegan yang menimbulkan “efek wow” bagi penonton. Bagi saya, meski cuma berlangsung tak sampai lima menit, adegan paling “wokeh” adalah saat Galahad berkelahi menghadapi Dean dan lima anggota gengnya. Perkelahiannya memberi inspirasi bagi saya. Plus ia menggunakan payung khusus yang ternyata bisa berfungsi sebagai tameng dan senjata sekaligus. Unik. Adegan lain adalah saat Eggsy kabur dari geng Dean yang mencegat menggunakan keahlian parkour. Asik aja dilihatnya.

Sayang, romansa antara Eggsy dan Roxy kurang digali. Padahal jelas terlihat ketertarikan keduanya. Malah, secara kontradiktif di akhir film Eggsy malah bercinta dengan wanita lain. Logika-logika lain pun masih bolong-bolong di sana-sini. Sebutlah seperti saat Eggsy dan Roxy mengambil resiko membuka parasut di bawah batas aman. Dan hebatnya, malah cuma mereka yang mampu mendarat tepat di titik pendaratan yang cuma berdiameter sekitar 2 meter itu.

kingsman-the-secret-service-5849Permainan dua karakter utama yaitu Galahad atau Harry Hart yang diperankan oleh Colin Firth dan Garry “Eggsy” Unwin oleh Taron Egerton pun kurang terasa gregetnya. Saya pribadi malah terkejut melihat penampilan Samuel L. Jackson sebagai karakter antagonis Richmond Valentine yang konyol. Ini keluar dari kebiasaannya bermain peran serius, yang kebanyakan malah protagonist. Wajah Sofia Boutella sebagai Gazelle pun terkesan tua, kurang menawan apalagi bila dibandingkan dengan “Bond’s girls”. Walau pun harus diakui body-nya aduhai.

Bisa jadi, efek parody-nya justru muncul dari ketidaklogisan itu. Karena film seperti James Bond atau Jason Bourne, meski secara awam dalam kondisi umum banyak juga yang tidak masuk akal, tetapi penonton dibuat percaya bahwa teknologi mampu membantu. Plus kemampuan dan kompetensi sang agen sendiri memang mumpuni. Sedangkan dii film ini….? Hhhhh…… #gelenggelengkepala.

Leave a Reply