Resensi Film-Bhayu MH

Man of Steel

Year : 2013 Director : Zack Snyder Running Time : 143 minutes Genre : , , , , ,
Movie review score
4/5

Saya adalah generasi yang tumbuh menyaksikan sejumlah film bioskop Superman dibintangi oleh Christopher Reeves. Sehingga, saat ia mengalami Parkinson karena jatuh dari kuda, saya pun merasa sedih. Meskipun saya tahu bahwa Reeves bukanlah Superman, tapi terasa ironis pemeran manusia baja akhirnya mengalami kecacatan.

Menyaksikan film Man of Steel ini, tampak jelas bahwa teknologi kita sudah sangat maju. Dulu saja di tahun 1980-an di masa film Superman-nya Reeves dibuat, penonton dibuat tercengang dengan adegan Superman terbang. Padahal, terbangnya itu “alon-alon asal kelakon” dengan jubah yang dikipasi. Kini, adegan itu terasa biasa. Di film terbarunya ini, terbangnya Superman terlihat lebih canggih dengan kecepatan yang jauh melebihi kecepatan suara. Bahkan, ada efek sonic boom segala.

Superhero terbesar dalam sejarah manusia ini memang selalu menarik. Di tahun 1990 saat ia dikisahkan tewas karena dibunuh oleh Doomsday, dunia menangis seolah Superman benar-benar ada. Padahal, kita tahu ia cuma karakter komik yang fiktif belaka. Akhirnya, dengan trik pemasaran luar biasa, DC Comics menghidupkan kembali tokoh ini. Dunia –terutama dunia pecinta komik- pun senang karena merasa aman kembali.

Di film ini, sutradara dan penulis cerita dengan berani mengambil sudut pandang berbeda. Bila biasanya film Superman menceritakan kisah kepahlawanannya di Bumi, ini diambil jauh dari masa sebelumnya: ketika ia masih bayi di planet asalnya, Krypton. Kita malah jadi diingatkan bahwa Superman itu aslinya bernama Kal dengan nama keluarga El: Kal-El. Dan ia adalah alien, bukan manusia Bumi.

Alkisah Planet Krypton di ambang kiamat. Hal itu dikarenakan para pemimpin Krypton yang terdiri dari sebuah dewan memutuskan menambang hingga ke inti planet. Akibatnya planet menjadi tidak stabil. Padahal Jor-El telah memperingatkan agar hal itu tidak dilakukan. Jenderal Zod yang gemas dengan ulah dewan lantas melakukan kudeta. Tapi saat ia berhasil masuk ke istana dewan dan membunuh salah satu di antaranya, proses kiamat Krypton sudah dimulai.

Di saat inilah Jor-El  berinisiatif menyelamatkan anaknya yang sedang dikandung. Itu karena ia percaya peradaban Krypton harus tetap berlangsung walau tidak di planetnya sendiri. Oh ya, sejak lama di Krypton proses reproduksi tidak lagi melalui rahim sang ibu melainkan ditumbuhkan di suatu tempat khusus. Jor-El mencuri bayi itu dan mengirimkannya dengan kapsul antariksa ke Bumi. Tentu dengan pertimbangan iklim dan atmosfer planet itu mirip dengan Krypton.

Di Bumi, Kal-El diadopsi oleh pasangan suami-istri petani Jonathan dan Martha dan diberi nama Clark. Karena nama keluarga petani itu Kent, tentu nama lengkapnya menjadi Clark Kent. Meski anatominya sangat mirip manusia, namun “bintang kuning” yaitu Matahari kita memberinya energi luar biasa sehingga ia mampu memiliki begitu banyak kelebihan dibandingkan manusia Bumi.  Ia mampu mengalahkan gravitasi Bumi hingga bisa melayang bahkan terbang melebihi kecepatan suara. Juga kemampuan fisik lain seperti mata yang mampu menembus pandang dinding setebal apa pun dan memancarkan panas bak laser pemotong.

Sementara itu Lois Lane wartawati Daily Planet menyelidiki fenomena adanya seorang pemuda misterius yang menyelamatkan serombongan geolog di Antartika, kutub Utara. Ia berhasil membuntuti Clark masuk ke gua yang ternyata merupakan pesawat antariksa raksasa. Tapi editornya Perry White kemudian menolak ceritanya tentang adanya alien yang hidup bersama manusia. Lois mencoba melacak Clark dan akhirnya menemukan rumah keluarga Clark di Kansas.

Superioritas Superman di Bumi menjadi tak berarti tatkala “rekan-rekannya” sesama penghuni Krypton datang. Karena sama-sama alien, kekuatan mereka sama. Dan memang sepanjang “petualangan”-nya di Bumi, musuh-musuh Superman hampir selalu alien.

Jenderal Zod yang sebenarnya dipenjara di “Phantom Zone” berhasil meloloskan diri. Ia datang keBumi dengan dua tujuan: mencari Kal-El dan berniat menjadikan Bumi sebagai Krypton kedua. Ia membawa “World Machine” yang akan merubah inti Bumi menjadi seperti inti Krypton. Pendeknya, saya seperti dihadapkan pada jalan cerita film Alien versus Predator atau The Day The Earth Stood Still.

Henry Cavill yang berperan sebagai Superman berwajah keras dan ‘tidak manis’. Mengingatkan saya pada kontroversi saat Daniel Craig didapuk jadi James Bond 007 menggantikan Pierce Brosnan. Toh ia cukup berhasil menjadikan Clark Kent dan Superman membumi. Setting tahun 2013 yang diusung –bukan 1960-an- juga membawa efek tersendiri. Salah satu yang terlihat adalah penggunaan senjata militer yang lebih canggih. Terlihat pesawat F-22 Raptor selain A-10 Thunderbolt di film ini. Tentu saja, saya rekomendasikan film ini untuk Anda tonton di bioskop. Bahkan setelahnya, jangan ragu mengkoleksi DVD aslinya, karena biasanya akan ada bonusnya. Rugi kalau dilewatkan!

One Response so far.

  1. Peter says:

    My name is Gavin and I’m from China. To me, Christopher Reeve means exactly the same as the name Superman does. He sehowd us that if we can not become the Superman in the movie anymore, we can try our best to be the Superman in our real life. Superman is not just the name of an imaginary hero. It’s a spirit encouraging us to face difficulties of today and tomorrow bravely, protect the peole we love most and work hard enough to live out our dreams. I hope I can make great contributions to the world and set an example for people around me, just like he does. Also, I’ve changed my wallpaper to show my respect for him. Best wishes to his family.PS. Please forgive me if I’ve made any grammar mistake while trying to convey my ideas.

Leave a Reply