Resensi Film-Bhayu MH

The Adjustment Bureau

Year : 2011 Director : George Nolfi Running Time : 99 mins Genre : , , , , , , ,
Movie review score
4/5

Alkisah, di tahun 2006 David Norris, anggota Kongres Daerah Brooklyn hendak maju sebagai Senator A.S. mewakili New York. Namun, ia gagal di saat terakhir karena “kenakalan masa muda”-nya yang mabuk dan berkelahi di bar terungkap. Ia yang memecahkan rekor sebagai anggota Kongres termuda karena terpilih di usia 26 tahun kini harus menghadapi kenyataan kalah dalam pemilihan.

Saat sedang berlatih mempersiapkan pidato kekalahannya di toilet pria, ia malah bertemu Elise Sellas. Wanita cantik ini bersembunyi karena di lantai atas gedung yang sama ia mengacaukan peseta pernikahan seseorang. Tanpa terasa, terjadi “sengatan listrik” di antara mereka sehingga David sempat mencium Elise. Tapi karena ia harus naik panggung, mereka pun berpisah tanpa sempat bertukar kontak. Terinspirasi spontanitas Elise, David akhirnya berpidato spontan di luar naskah yang telah disiapkan timnya. Tindakan itu justru menimbulkan simpati publik dan membuatnya menjadi kandidat kuat dalam Pemilihan Senat berikutnya di tahun 2010.

Sebulan setelah kekalahannya, David bersiap bekerja di kantor milik sahabat lamanya yang juga menjadi Manajer Kampanye-nya. Di pagi buta, empat orang lelaki berjas, bermantel dan mengenakan topi berkumpul di atap gedung. Mereka bersiap melakukan tugasnya. Richardson sang pimpinan menugaskan Harry Mitchell untuk memastikan David menumpahkan kopinya saat berjalan melintasi Madison Square Garden tepat pada pukul 7:05 pagi. Itu agar ia ketinggalan bus karena harus mengganti pakaiannya yang basah. Tapi apa lacur, Harry tertidur sehingga David berhasil naik ke bus. Apa yang mereka kuatirkan terjadi, di bus itu David duduk sebangku dengan Elise dan akhirnya berhasil mendapatkan nomor teleponnya.

Setibanya di kantor, David kaget karena semua rekan-rekannya dalam keadaan membeku. Ia tadinya nggak ngeh sampai melihat ada pasukan berseragam di sana sedang melakukan sesuatu yang aneh. Ia berusaha kabur tapi gagal karena dari pintu ke pintu selalu ada pasukan itu dan Richardson. Akhirnya ia tertangkap dan dibawa ke sebuah gudang kosong. Di sana Richardson memperkenalkan dirinya sebagai “Adjusment Team” dan menerangkan maksudnya. Ia menyebutkan kalau David Norris akan terpilih enam kali sebagai anggota Senat sebelum kemudian malah menjadi Presiden A.S. Syaratnya cuma satu: ia tidak meneruskan hubungannya dengan Elise.

Kisah selanjutnya sudah bisa ditebak, David ngotot mempertahankan hubungannya dengan Elise. Meskipun tim Adjustment Bureau juga berupaya menggagalkannya. Ada semacam argumen agamis filsafati kecil di sini, yang mempertentangkan antara “rencana The Chairman –pimpinan Adjustment Team-“ dan kehendak bebas manusia. David sempat gamang karena faktanya Richardson mampu membuat Elise mengalami cedera pergelangan kaki. Padahal sebagai penari, hal itu sangat vital. Maka, dengan alasan menyelamatkan Elise, David justru meninggalkannya di rumah sakit. Hal itu membuat Elise kecewa. Di sisi lain, David pun ternyata tak bisa berhenti memikirkan Elise. Maka, mereka berdua memutuskan menentang kehendak “The Chairman”. Dibantu Harry, David diberikan topi miliknya sehingga ia bisa melakukan “keajaiban” yang hanya dimiliki anggota Adjusment Team, yaitu berpindah-pindah dari satu pintu ke pintu lainnya. Ini membuat mereka malah memasuki markas Adjustment Team walau dikejar oleh Richardson dan anggota lainnya. Mereka berupaya mencegah David mencium Elise, karena itu akan mengubah segalanya.

Ada banyak sekali kebetulan di film ini. Dan karena sains-fiksi, justru permainan logika bisa dikembangkan sebebas-bebasnya. Walau karena diangkat dari buku novel berjudul “Adjustment Team” karya Philip K. Dick, bisa jadi eksplorasinya tak bisa terlalu bebas. Toh sutradara George Nolfi yang sekaligus bertindak sebagai penulis script cukup berhasil menerjemahkan bahasa novel ke bahasa film. Menyaksikannya, bak melihat gabungan antara Inception dengan versi serius dari Men In Black. Plotnya menantang rasa ingin tahu walau tertebak bahwa cerita macam ini akan “happy ending”, namun prosesnya yang membuat penasaran. Menarik bagi pecinta kisah petualangan sains-fiksi.

Leave a Reply