Resensi Film-Bhayu MH

Total Recall

Year : 2012 3 Agustus 2012, Director : Len Wiseman Running Time : 118 mins. Genre : , , , , , , ,
Movie review score
3/5

Film ini adalah remake dari film buatan tahun 1990 berjudul sama. Bagi yang sudah lahir dan cukup besar untuk menonton bioskop di era itu –karena saat itu baru ada laserdisc yang mahal dan kaset video yang tidak update, maka cara termurah untuk menonton film baru adalah di bioskop-, maka akan ingat kalau film ini adalah salah satu film larisnya Arnold Scwharzenegger. Tak heran, bayang-bayang aktor yang pernah menjadi Gubernur California itu sangat lekat di benak.

Saya sendiri baru tahu bahwa film ini diangkat dari sebuah cerita pendek fiksi ilmiah. Judulnya “We Can Remember It for You Wholesale” yang ditulis oleh Philip K. Dick di tahun 1966. Tentu saja, film dan cerpennya tak persis sama. Malah, di film rasanya imajinasi jauh lebih berkembang. Apalagi mengingat cerpen itu buatan tahun jebot. Salah satu perbedaan yang saya baca adalah nama tokoh utama protagonis di film adalah Quaid sementara di cerpennya Quail. Nama istrinya –yang antagonis- adalah Lori, sementara di cerpen Kirsten.

Meski aktris Jessica Biel sempat menyatakan film ini bukan remake dari film tahun 1990, melainkan adaptasi dari cerpen asli karya Dick, tapi penggunaan nama karakter dan plotnya nyata-nyata merupakan “contekan” dari film-nya Arnie.  Karena itu, tak salah bila saya membandingkan kedua film ini dalam tabel di bawah.

Jalan cerita (plot)-nya serupa, namun tentu ada perbedaan di sana-sini. Misalnya bila di film aslinya Quaid tampak bekerja di suatu pabrik, di film ini ia terbangun di kamarnya bersama wanita bernama Lori yang mengaku istrinya. Perbedaan paling mencolok adalah negeri koloni. Bila di film pertama adalah planet Mars, di film ini adalah Australia. Ini karena dikisahkan bagian Bumi lainnya hancur karena perang nuklir. Para penduduk tinggal di Federation of United Britain dan bekerja di Australia. Sehingga tiap hari, ada sarana transportasi bernama The Fall yang seakan jatuh dari atas ke bawah. Ini karena bentuknya seperti kereta namun ia menembus inti Bumi sehingga menghemat waktu perjalanan dari belahan Bumi Utara ke Selatan.

Awalnya karena penasaran pada mimpi buruknya dan keinginan mencari solusi, Quaid mencoba simulasi penanam kenangan palsu bernama “Rekall”. Dari situ, kemudian terungkap bahwa ia adalah seorang agen rahasia di masa lalunya. Belum sempat menyadari apa yang terjadi, tiba-tiba sepasukan polisi federal menyerbu. Hebatnya, dengan refleks Quaid mampu mengalahkan mereka. Ini mengingatkan saya pada Jason Bourne yang juga mengalami amnesia namun tetap memiliki refleks seorang agen.

Sesampainya di rumah, ia “curhat” kepada istrinya tentang kejadian tersebut. Berita di televisi menyebutkan bahwa 20 orang polisi tewas karena serangan Resistance. Tapi Quaid menyebutkan bahwa dirinyalah yang melakukan itu. Istrinya yang semula berlagak seolah menenangkan, kemudian malah menyerangnya. Quaid yang bingung berhasil mengalahkan Lori yang akhirnya mengaku dia cuma istri palsu. Karena sebenarnya dia adalah agen intel federal yang disuruh mengawasi Quaid dengan berpura-pura menjadi istrinya. Menyadari situasi yang berkembang, Quaid pun kabur.

Dalam pelariannya, ia bertemu seorang wanita anggota Resistance. Melina namanya, yang ternyata mengenali Quaid sebagai Hauser. Melina bahkan membawa Hauser ke markas Resistance. Dari sana, ia kemudian bekerjasama dengan Melina dan Resistance untuk melawan Cohaagen.

Inti ceritanya sebenarnya memang “cuma” pencarian identitas Quaid dan perlawanan kepada tiran bernama Cohaagen. Dikisahkan Quaid lupa pada jati diri aslinya sebagai agen rahasia bernama Hauser. Situasi itu terjadi karena ia memegang rahasia besar Cohaagen. Hanya saja jalan ceritanya memang penuh lika-liku yang menegangkan. Walau genre film ini “jagoan pasti menang”, tapi cara dan prosesnya itu yang sulit ditebak. Kematian Cohaagen juga tampaknya sengaja dibuat berbeda dengan film aslinya.

Secara pribadi, saya suka pada detail yang hebat dari masa depan Bumi. Meski kerusakan akibat perang nuklir tak terlalu diekspose, namun tata kota yang semrawut membuat kita ngeh bahwa Bumi tak lagi sama. Meski begitu, teknologi berkembang pesat sehingga kita bisa melihat senjata dan alat transportasi modern. Tata kotanya mengingatkan saya pada trilogi film The Matrix, walau jelas Zion lebih kompleks.

Oh ya, kalau Anda menyaksikan film ini, niscaya juga akan terasa sensasi ala Minority Report (2002). Misalnya sarana transportasi penduduknya yang berupa jaringan saling terhubung. Bedanya, di sini jaringan itu adalah semacam lift, di Minority Report berupa mobil listrik. Jangan heran, karena film itu awalnya adalah sekuel dari film Total Recall (1990) asli yang dibintangi Arnie. Hanya saja, meskipun Total Recall meraih kesuksesan, Total Recall 2 tak pernah dibuat. Script-nya disimpan dan kemudian diambil oleh Steven Spielberg. Setelah diubah drastis, ia membuat Minority Report dengan bintangnya Tom Cruise yang juga sukses. Minority Report  ternyata dibuat juga berdasarkan cerpen Philip K. Dick yang lainnya dengan judul sama: Minority Report. Berarti, sastrawan tersebut sangat visioner. Betapa tidak, di dekade 1960-an Dick mampu membayangkan dunia di era jauh ke depan, yang gambaran visual dengan film saja baru bisa diwujudkan 50 tahun setelahnya.

Membandingkan kedua film buatan tahun 1990 dan 2012 jelas akan terasa bahwa film yang lebih baru akan lebih terlihat modern. Teknologi perfilman yang maju pesat mampu mewujudkan fantasi hingga nyaris tanpa batas. Sayangnya, justru film tahun 2012 ini meski juga sukses secara komersial namun terasa kurang “menggigit”. Meski sebelum pembuatan Arnie sempat menyatakan minatnya membintangi kembali film ini, tapi yang dipilih sebagai Quaid adalah Colin Farrell. Pilihan ini memang membuat film ini tampak segar, tapi tetap saja rasa “Arnie” sebagai jagoan tak bisa disaingi. Bisa jadi ini sangat subyektif karena saya sempat melihat film aslinya di masa dahulu. Toh, sebagai film aksi sains-fiksi, bisa dibilang Total Recall cukup berhasil memberikan hiburan.

 

Faktor Asli 2012
Nama palsu protagonis Douglas Quaid Douglas Quaid
Nama asli protagonis Hauser Carl Hauser
Nama istri palsu Quaid Lori Lori
Nama Pemimpin Pemberontak (Resistance) Kuato Matthias Lair
Tangan Kanan Cohaagen Fichter
Negeri Utama Earth Federation of United Britain
Negeri Koloni Mars Australia
Nama musuh utama  (antagonis) Vilos Cohaagen Chancellor Vilos Cohaagen
Kotak deposit bank disimpan di Hilton Hotel First Bank of New Asia
Nama kekasih asli Hauser Melina Melina
Nama tempat untuk mengisi ingatan The Last Resort Rekall
Nama pimpinan programmer di Rekall Dr. Renata Lul Mac
Sarana transportasi The Fall, semacam kereta elevator gravitasi yang menembus inti Bumi sehingga bisa melakukan perjalanan dari sisi Utara Bumi ke Selatan.
Alat Pelacak ditanam di Otak (berbentuk peluru dalam bola), diambil dari hidung Tangan (berupa telepon yang ditanam di telapak tangan),  diambil dari pergelangan
Di akhir film, proses Hauser membebaskan diri dari alat perubah ingatan Sendiri , dengan kekuatan tangan memutuskan belenggu tangan di kursi Dengan bantuan Hammond yang melepaskan pengikat tangan di kursi
Bahan Tambang yang diperebutkan Terbinium
Cara Harry berusaha menggagalkan Hauser dan Melina Memakai mesin pengebor Diplomasi berusaha meyakinkan Hauser bahwa Quaid masih di Rekall dan menyuruh Hauser menembak Melina
Cara mengalahkan Coohagen Meledakkan reaktor di dalam tambang yang menyuplai udara ke Mars Meledakkan The Fall
Cara melewati penjagaan Menyamar jadi wanita dengan alat pengubah wajah berbentuk seperti topeng mekanik Menyamar jadi pria Jepang dengan alat holographic berbentuk seperti kalung
Cara Coohagen mati Di lift, kepala terpotong Di The Fall, meledak bersama pasukannya
Masalah konflik  Perbudakan. Coohagen tidak mau Mars punya atmosfer. Karena itu akan membuat manusia penghuni Mars akan bebas bernafas. Coohagen memonopoli udara di Mars. Perbudakan. Coohagen ingin menguasai colony karena tanah di FUB terbatas. Ia membuat rekayasa seolah terror adalah ulah pemberontak yang didukung Gubernur Koloni.
Akhir film Mars memiliki atmosfer Peperangan yang dikobarkan FUB batal, the colony merdeka

 

 

Leave a Reply