Resensi Film-Bhayu MH

Finding Nemo

Year : 2003 Director : Andrew Stanton, Lee Unkrich Running Time : 100 minutes Genre : , , , , , ,
Movie review score
5/5

Inilah film yang akan mengubah pengalaman kita menonton film kartun atau animasi. Kecanggihan teknologi grafis perfilman animasi mencapai puncaknya di film ini. Computer Graphic Imagery (CGI) tak pernah serealistis ini sebelumnya. Bahkan sebagai film anak-anak, semua orang dewasa dengan pikiran terbuka dan imajinasi tinggi dijamin menikmatinya. Walt Disneys Pictures bersama Pixar berhasil mewujudkan impian begitu banyak orang terutama anak-anak untuk menonton film dengan keindahan visual luar biasa.

Ceritanya sendiri sederhana, berkisah mengenai clown-fish bernama Marlin yang kehilangan keluarganya, termasuk istrinya Coral dan ratusan telur-telurnya. Hanya tinggal satu telur yang tersisa, dan diberi nama sesuai keinginan almarhumah Coral: Nemo. Marlin sang ayah begitu kuatir pada keselamatan Nemo, hingga tak rela melepasnya sekolah. Kekuatirannya terbukti ketika tanpa sengaja Nemo terjaring oleh perahu penangkap ikan hias. Marlin mencoba mengejar, tapi tentu saja kecepatan perahu jauh lebih cepat daripada kecepatan berenang seekor clown-fish.

Upayanya meminta bantuan dari ikan-ikan lain tak mendapatkan respon, sampai ia bertabrakan dengan seekor ikan wanita bernama Dory. Ikan berwarna biru inilah yang menemani Marlin mencari Nemo mengarungi samudra. Dari bertemu tiga hiu vegetarian, melewati sekumpulan jelly-fish yang menyengat, untuk menuju arus East Australian Current, akhirnya Marlin dan Dory ditolong oleh sekumpulan penyu yang dipimpin oleh Crush. Dory bahkan sempat bermain-main dengan anaknya Squirt dan teman-temannya. Dari Squirt inilah kemudian cerita mengenai perjuangan mereka berdua sampai ke perairan Australia dimana sekawanan pelikan mendengarnya pula.

Di saat ayahnya tengah berjuang di lautan lepas, Nemo yang dibeli seorang dokter gigi bertemu dengan sekumpulan ikan penghuni akuarium. Ikan-ikan ini dipimpin oleh Gill. Para ikan di akuarium pun berupaya membantu Nemo lolos, terutama karena mereka akan kedatangan Darla, keponakan sang dokter yang “kejam” pada ikan. Apalagi kemudian mereka mendengar dari Nigel sang pelikan bahwasanya Marlin sedang berjuang menuju Sydney.

Apakah Marlin dan Dory berhasil menemukan Nemo? Petualangan ikan-ikan ini sangat menarik untuk diikuti. Jalan ceritanya kuat, bahkan sulit diduga kejadian apa yang menimpa para ikan itu. Di dalamnya selain terkandung cerita mengenai kekeluargaan, kesetiakawanan, gotong-royong, juga pelajaran mengenai laut dan cinta lingkungan. Sayangnya, sebagai akibat meledaknya film ini menjadi box-office, justru clown-fish di dunia nyata makin diburu. Ini membuat pemerintah Australia dan Selandia Baru yang perairannya merupakan habitat alami clown-fish sampai harus mengeluarkan larangan khusus memburu ikan ini, walau sebenarnya ia bukan jenis ikan langka yang dilindungi. Namun perburuannya membuat populasinya menurun drastis. Harusnya, setiap penonton ingat pada semboyan para hiu vegetarian: “fish are friends, fish not to eat.” And not to put into aquarium also….

Finding_Nemo

Catatan: klik pada gambar poster di kiri atas untuk melihat trailer-nya.

Finding Nemo on June 30, 2003 rated 5.0 of 5

Leave a Reply